Draf. Belum direview ahli hukum dan belum berlaku.
Kebijakan privasi
Kerangka ini hanya memuat fakta dari rancangan produk kivola.id per 2 November 2026. Bagian yang belum diputuskan ditulis apa adanya.
Peran kivola.id
Outlet mencatat data pelanggannya sendiri di kivola.id. Rancangan menyebut kivola.id sebagai pemroses data untuk data itu, mengacu pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Peran ini belum dicek ahli hukum.
Data yang disimpan aplikasi
- Akun owner, yaitu nama, email, dan password.
- Profil outlet, yaitu nama, alamat, nomor WhatsApp, info pembayaran seperti nomor rekening, footer invoice, zona waktu, logo, dan gambar QRIS statis.
- Pelanggan, yaitu nama dan nomor HP. Nomor HP boleh kosong. Aplikasi juga mencatat pelanggan yang menolak menerima pesan WhatsApp.
- Order dan pembayaran, yaitu item, jumlah, harga, total, status bayar, metode bayar, waktu diterima, perkiraan selesai, catatan, serta riwayat edit dan pembatalan beserta alasannya.
- Catatan pemakaian, yaitu waktu tombol kirim WhatsApp ditekan, tanpa teks pesan dan tanpa nomor HP, serta perkiraan waktu invoice pertama kali dibuka.
Pesan WhatsApp
Data pelanggan tidak dipakai untuk mengirim pesan otomatis. Pesan hanya keluar saat owner menekan kirim di WhatsApp usahanya sendiri.
Rancangan mengusulkan pelanggan dianggap setuju menerima invoice lewat WhatsApp saat memberikan nomor HP. Owner bisa menandai pelanggan yang menolak, dan untuk pelanggan itu aplikasi tidak menampilkan tombol kirim WhatsApp.
Invoice untuk pelanggan
Setiap invoice punya link sendiri yang bisa dibuka tanpa login. Siapa pun yang memegang link itu bisa membuka invoice tersebut. Link memakai token acak, dan nomor order tidak muncul di link.
Invoice menampilkan nama pelanggan dan nomor HP yang disamarkan, misalnya 0812****789. Pratinjau link di WhatsApp hanya menampilkan nama outlet dan nomor order. Mesin pencari tidak mengindeks halaman invoice.
Siapa yang membaca data
Owner membaca data outletnya sendiri. Data tiap outlet terpisah dari outlet lain.
Tim kivola.id membaca metrik pemakaian per outlet per minggu, misalnya jumlah order, lewat alat admin internal.
Penyimpanan dan backup
Logo dan gambar QRIS disimpan di database. Aplikasi yang terpasang di HP tidak menyimpan salinan nama dan nomor HP pelanggan di cache. Log server tidak menyimpan password, token, atau nomor HP lengkap.
Server membuat backup harian yang terenkripsi dan menyimpannya di luar server utama. Rancangan mengusulkan backup disimpan 7 harian dan 4 mingguan.
Layanan pihak lain
Rancangan memakai Sentry untuk mencatat error aplikasi. Pesan ke pelanggan keluar lewat WhatsApp milik outlet.
Daftar lengkap pihak lain yang memproses data. Belum diputuskan.
Menghapus dan mengambil data
Pelanggan yang dihapus owner hilang dari daftar pelanggan, tetapi order lamanya tetap ada. Owner bisa mengunduh order dan pembayaran dalam rentang tanggal sebagai CSV.
Hal yang belum diputuskan
- Masa simpan data di aplikasi. Belum diputuskan.
- Cara pelanggan meminta datanya dilihat, dikoreksi, atau dihapus. Belum diputuskan.
- Lokasi server. Belum diputuskan.
- Alamat kontak resmi untuk urusan privasi. Belum diputuskan.